Sabtu, 06 April 2013

KEBUDAYAAN PALANGKA RAYA ( KALIMANTAN TENGAH)

Palangka Raya merupakan salah satu kota yang berada di pulau Kalimantan dan Kalimantan juga merupakan salah satu dari 5 pulau besar yang ada di Indonesia. Suku asli pulau Kalimantan adalah dayak. Sebenarnya Kalimantan tidak hanya merupakan daerah asal bagi orang dayak saja tetapi ada juga orang Banjar ( Kalimantan Selatan) dan ada juga juga orang Melayu. Namun walaupun demikian satu dengan lainnya tetap saling mengenal.

Di Palangka Raya sendiri memiliki lumayan banyak kebudayaan, salah satunya adalah senjata khas yang disebut dengan Mandau. Bagi kalangan tertentu dalam kehidupan sehari- hari Mandau akan selalu dibawa kemanapun oleh sang pemilik karena berfungsi sebagai simbol kehormatan atau jati diri. Mandau tersebut tidak pernah lepas dari sang pemilik.

Pada zaman dahulu, Mandau dianggap memiliki unsur magis dan hanya digunakan dalam acara ritual tertentu dan mungkin masih berlaku juga terhadap orang- orang tua atau suku- suku asli yang masih berada di pedalaman hingga sekarang. Acara ritual yang dimaksud adalah seperti perang, pengayauan, perlengkapan tari adat dan perlengkapan upacara ritual. Karena Mandau juga dipercayai memiliki tingkat- tingkat kesaktian dan keampuhan.

Pada zaman itu (dahulu) semakin orang banyak orang yang berhasil di-kayau, maka Mandau yang digunakannya semakin sakti. Biasanya sebagian rambut orang tersebut menghiasi bagian atas (ganggang) Mandau. Maka dari itu mereka percaya bahwa orang yang mati karena di-kayau rohnya akan mendiami Mandau tersebut sehingga menjadi sakti.
Namun, saat ini sebagian besar kalangan masyarakat sudah menjadi semakin modern dan tentu saja fungsi Mandau juga sudah berubah, yaitu sebagai benda seni dan budaya, cinderamata, barang koleksi, serta senjata untuk berburu, memangkas semak belukar dan bertani.

Kebudayaan selanjutnya adalah Talawang. Talawang adalah alat yang digunakan untuk pertahanan diri atau pelindungan dari musuh. Talawang bebentuk seperti perisai dengan perkiraan dapat menutupi dada manusia guna menangkis Mandau atau tombak musuh dalam perkelahian atau perang. Selain sebagai perlengakapan alat pertahanan diri, talawang juga digunakan sebagai pelengkap dalam tari- tarian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar